Ads

Minggu, 30 November 2014

10 Lagu Anak yang Harus Kamu Kenang untuk Masa Dewasa yang Menyenangkan



Lagu-lagu anak dari masa kecil kita adalah harta karun yang menyenangkan. Mendendangkan lagu-lagu itu bisa bikin kita ingat betapa polosnya kita dulu. Cara kita memahami lirik lagu-lagu itu saat ini pasti sudah beda, karena sekarang kita sudah dewasa.

Selain itu, mengenang masa kecil juga adalah cara ampuh untuk menjaga kewarasan hati. Maklum, dunia kita sekarang pasti penuh dengan tekanan, baik dari kampus maupun pekerjaan.

Nah, lagu-lagu masa kecil ini bisa melipur laramu dan membuatmu bersemangat lagi. Lagu-lagu apa saja sih? :”)



1. “Kemarin, Pamanku datang dari desa…”



Tasya bukan anak desa


Kemarin Paman datang,

Pamanku dari desa.

Dibawakannya rambutan, pisang

Dan sayur mayur segala rupa



Hayoo, siapa masih ingat lagu Tasya yang satu ini? Selain lagu Libur Telah Tiba dan Anak Gembala, lagu Paman Datang sempat menjadi hits di tahun 2000-an lho! Dari sinilah, kita yang tumbuh besar di kota belajar tentang damainya kehidupan desa. Ini pun jadi soundtrack ketika kita akan pulang ke kampung orangtua. Hatiku riang tidak terperi, terbayang sudah aku disana~





2. “Lihat segalanya lebih dekat. Maka kau akan mengerti…”



Mengapa bintang bersinar,

Mengapa air mengalir,

Mengapa dunia berputar?

Lihat segalanya lebih dekat

Dan kau akan mengerti


Siapa sih dari kamu yang dulu nggak nonton Petualangan Sherina? Taruhan deh, pasti dulu kamu seneng banget sama lagu yang satu ini. Ato mungkin dulu kamu juga pernah pura-pura main piano sambil lipsynch lagu ini?

Namun, coba deh sejenak kita renungkan makna dari lirik lagu ini. Dalem, ya? Lirik sedalam ini mungkin belum kita pahami sewaktu kecil, karena kita jatuh cinta pada nada menghanyutkan lagu ini saja. Coba deh, nyanyikan kembali lagu ini. Mungkinkah kutemui kebahagiaan seperti disini?





3. “Apa yang kuberikan untuk Mama, untuk Mama tersayang…”



Hanya ini kunyanyikan

Senandung dari hatiku untuk mama

Hanya sebuah lagu sederhana

Lagu cintaku untuk mama



Jika kamu punya masa kecil yang bahagia, ibumu adalah pahlawannya. Sosok beliau yang penyayang, sabar mendengar, dan memaklumi selalu berhasil membuatmu merasa dicintai. Perasaan dicintai ini membawamu memutar otak: apa yang bisa kamu lakukan untuk membalas jasanya, sementara kamu tidak punya apa-apa?

Hingga sekarang, lagu ini masih sering dilantunkan di televisi. Daya magis kasih sayang ibu memang tak pernah lekang. Kamu bisa juga menyanyikan lagu ini untuk dijadikan sebagai hadiah Hari Ibu bulan Desember esok. Sudahkah kamu berencana meneleponnya dan memberi kejutan lagu ini padanya?





4. “Susan, Susan, Susan…”



Susan, Susan, Susan

Besok gede mau jadi apa?

Aku kepingin pinter

Biar jadi dokter


Siapa sih yang gak kenal Susan, si boneka yang bisa nyanyi? Duo Susan dan Kak Ria Enes memang kondang di tahun 90-an. Kalau anak-anak sekarang punya Let It Go dari Frozen, kita punya Susan dan Kak Ria!

Hayooo… siapakah dari kamu dulu yang mau jadi dokter gara-gara Susan?





5. “Orang tak berilmu itu seperti tak bermata, kesandung… kejedot…”



Karier Agnes Monica atau Agnez Mo berawal dari usia belia. Ketiga albumnya yang dilempar ke pasaran selalu sukses, tak terkecuali album keduanya yang berjudul Yess! Yang menjadi single andalan di album ini juga bertajuk Yess! dan dinyanyikan duet dengan sesama penyanyi cilik, Eza Yayang. Iramanya yang unik bisa bikin kamu bergoyang dan gak pernah bosen.

Bahkan di tengah lagu, Agnes dan Eza membawakan lirik dengan irama sedikit cepat, hampir seperti rap. Keren banget gak sih? Gak kalah lho sama lagunya Agnez Mo yang judulnya Coke Bottle, hehehe…

Orang tak berilmu itu seperti tak bermata ta..ta..

Kalau jalan meraba-raba bisa kesandung bisa kejedot

Kesandung kejedot, kesandung kejedot

Kesandung kejedot dot.. dot.. yeahh..






6. “Banjir lagi, banjir lagi! Aduh Komo bingung lagi!”



Musim hujan gini, mungkin kamu harus dengerin lagu Banjir Lagi dari Kak Seto dan Si Komo. Tinggal di Jakarta? Coba deh mention Pak Ahok di Twitter dan usul supaya lagu ini didendangkan ke seluruh warga yang tinggal di bantaran sungai.


Banjir lagi (Jir!!) banjir lagi (Jir!!)

aduh Komo bingung lagi.

Gara-gara kita-kita. buang sampah sembarangan.

Ayo kawan semua jaga kebersihan. Itulah kata Si Komo!





7. “Aku Sayang Kepadamu!”



kecil-kecil sayang banyak orang

Gak cuma lagu Dudidudidam lho yang tersohor! Nyanyian bertajuk Semua Ada Di Sini dari Enno Lerian juga termasuk dalam lagu top anak kecil di era 90-an. Kombinasi antara lirik lagu yang edukatif, melodi yang yang riang serta sisipan alunan alat musik tradisional membuat lagu ini layak kamu putar sekarang juga. Lirik tembang ini menggambarkan beragam kekayaan Indonesia yang wajib kita jaga dan syukuri. Lagu anak ini juga (ceritanya sih) mau mengobarkan semangat nasionalisme kita gitu…


Hei Indonesiaku

Tanah subur rakyat makmur

Hai Indonesiaku

Aku (Enno) sayang kepadamu



Cuma yang gak habis pikir, kenapa ya Mbak Eno harus pamer baju dan rambutnya di awal video klip? Ah, entahlah~





8. “Aku cinta rupiah! Biar dolar dimana-mana!”



“Aku cinta rupiah juga! Eh tapi hubungannya sama dolar dimana-mana apa, ya Ma? Hehehehe…”

Mungkin itu yang kamu pikirkan waktu kecil dulu. Berhubung kamu belum ngerti teori ekonomi inflasi-deflasi atau teori nilai tukar mata uang, lagu ini pun kamu sukai hanya karena liriknya yang ceria saja. Baru deh, saat kita dewasa kita mengerti maksudnya!

Lagu ini dibawakan oleh Cindy Cenora. Musiknya yang ceria dengan disisipi beberapa suara alat musik tradisional bikin lagu ini semakin semarak. Video klipnya juga lucu dengan gerakan tarian yang energik dari si penyanyi.


Aku cinta rupiah Biar dolar dimana-mana

Aku suka rupiah, karena aku anak Indonesia

Aku cinta rupiah , biar dolar merajarela

Aku suka rupiah, karena ku tinggal di Indonesia





9. “Mama, Papa, Aku, Bolo-Bolo…”



Misteri yang sampai sekarang tak terpecahkan di antara anak-anak generasi 90-an:

BOLO-BOLO ITU ARTINYA APAAAA?

Lagu yang populer di tahun ’98 ini memang punya judul yang agak absurd. Kita gak tau apa artinya “bolo-bolo”, tapi tetep juga seneng nyanyiin. Apalagi kalo bukan karena iramanya yang enak didendangkan dan liriknya yang emang itu-itu aja mudah.

Video klipnya juga lucu karena hampir sepanjang lagu, Tina Toon kecil yang tembem dan ngegemesin itu joget-joget energik. Lain kali kalau mau karaokean sama teman, nyanyiin lagu ini aja ya!

Mama … bolo-bolo

Papa … bolo-bolo

Nenek … bolo-bolo

Kakek … bolo-bolo



Udah gitu doang? Iya. Isinya bolo-bolo semua? emang.





10. “Kebelet pipiiiis, kebelet pipiiis, kebelet pipiis, Papa!”




kebelet pipis…kebelet pipis

kebelet pipis, Papa

kepengen pipis kepengen pipis

kepengen pipis, Papa!


Sama kayak Bolo-Bolo, lagu Kebelet Pipis ini juga gak jelas. Hampir semua isi lagu didominasi kata “kebelet pipis” dan “kepengen pipis”. Tapi justru karena kata-katanya yang itu-itu aja, lagu ini jadi gampang diingat. Mungkin kamu sebel sendiri karena lagu ini gak pernah mau lenyap dari kepala.




Nah, apakah lagu anak-anak favoritmu sudah masuk di daftar kami? Kalau belom, tambahkan saja di kolom komentar, ya!







sumber: http://www.hipwee.com/hiburan/10-lagu-anak-yang-harus-kamu-kenang-demi-masa-dewasa-yang-menyenangkan/
.

Ads

Daftar Isi